Karena
-benci- dan -cinta- itu hanya berbeda soal kadar suka.
Dulu suka mata pelajaran eksak
layaknya matematika, mungkin suka ilmu sosial juga, atau bahkan suka dengan
dunia penyakit (sok jadi analisis kesehatan gitu mungkin, hehe). Dulu -A- dan
sekang bisa saja jadi -Z-, berlawanan, bertolak belakang, 180 derajat. Orang
bilang yang disukai itu PASSION.
Saat mungkin lupa waktu karena
saking asyikna (lupa mandi, lupa maka, ehhh). Yang bertumpuk pun kalo sudah
suka, bakal mungkin rampungnya segera. Yang mahal seberapapun, mungkin bakal
dikejar. Kalau sudah taat, mungkin akan tunduk seberapapun mengerikan medan
perang (tentara Palestine misal), bahkan mereka bukan mengenggap kekuatan fisik
atau senjata lah penentu kemenangan. Bukan! Mereka mengaku kuat jika RUHIYAH
mereka sudah siap, yaitu ketika DEKAT DENGAN ALLAH. Sudah hadir di
mimbar-mimbar cinta-Nya dan sudah ada keikhlasan berperang. Pilihan mereka
adalah menang karena Allah atau Mati Syahid juga karena Allah. Inilah bukti
cinta mereka. Dan siap dengan hasil akhirnya!
Balik lagi ke PASSION. Berbeda
dengan perkara-perkara lainnya karena kadar cintanya berlebih. Yang merasa
salah jurusan? Salah ambil profesi? atau salah ambil keputusan? Emm, bukankah
dulu rasa suka itu berlebih, rasa cinta itu menumpuk lebih banyak sehingga kau
memilih dan memutuskannya.
Seberapapun kalian tidak nyaman
dengan apa yang kalian pilih saat ini. Bukankah hati kita sudah terpaut? Dulu
kita kan tidak lagi mengigau, tidak lagi sedang tersihir, kita sadar. (khusus:
nampar diri sendiri *plaaakkk)
Rasulullah pun berpesan, "Segala amal itu tergantung niatnya, dan
setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya". Dan karena niat itu
sedetik kemudian saja bisa berubah. Setiap waktu niat itu perlu di sapa, masih
benar atau tidak? Jika merasa niatnya dari awal salah, ya dibenerin. Kalo sudah
benar tapi ditengah melenceng, maka ya diluruskan. Inilah perlunya kita memohon
ke-ISTIQOMAH-an.
Hati ini mudah terbolak-balik, diri
ini masih banyak belajar, masih banyak harus menuntut ilmu, masih perlu
berguru.
Di bawah langit Ponorogo, hari kelima bulan kedua
dari tahun 2015, tepat pukul 09:04 WIB.
#Lillah#Menulis#Membaca#Biologi#Psikologi#Relawan#Burning! >_<
Mbak Linda Armitasari ingin memelukmu dari jauh :)
Mbak Rina Septarina, mengingat teori
"mencemplungkan diri" >_<
Teman masa kecilku yang sekarang jarang nongol, mana
jambu merahnya yang dibelah dua? *ehhh
Teman-teman TK, MI, dan SMP *rinduuuuu :p
Salam XB: Ora ed labora dan Bu Amru :)
XI A 1 dan Bu Ambar :)
XII A 4 dan Pak Taufik :)
OSIS MAN 2 Ponorogo periode 2010 dan 2011 (Sofia,
Ninis, dkk)
Kumpul yuk: Trigonometri 2012, Kuantum 2014, dan
Citrullus lanatus 2014 :)
Keluarga Penalaran 2013, mumu Himabio 2013 :p
Keluarga LJ 2013, hamasah Haska 2013 :)
Formatur Himabio, Adik-adik, dan Himabio 2014
mengangkasa :3
MPO 2013, kangen kumpul kak :)
Himabio 2015, barakallah :)
Herbiforus, ayuk mulai ;)
KPB Bionic, hhe sudah bersedia menampung yang belum menjadi
anggota sekalipun :D
Jurdik Biologi FMIPA UNY dan dosen-dosen yang
menginspirasi :)
PBS, lulus bareng 2016 yaaa :3
Keluarga Karangmalang, Timoho, dan IM :)
menginspirasi di setiap aksi!
Tim Cocos Lepita mumu :)
Tim Taman Edukasi, perjuangan kita baru dimulai :3
Keluarga B20 :D
Keluarga Ulya (RCU) :P
Mbak Riza Sativani, merindukanmu sangat, kapan balik
dari Bone? :)
Yusuf embem, semangat jadi sholih :p
Mbah kung: Margi ingkang leres, yeah :* (mbah putri
juga: Ponorogo, Madiun)
Adheeeeeeek, deal Mesir kan? :P
Bapak Ibu, You are my HERO :*
Jazakumullah khoiran katsir :)