"Bocah kecil yang sekarang meninggi, kau semakin sholih. Dan kakakmu semakin malu. Kau sembunyikan sakitmu untuk berkisah tentang Baghdad, Mesir, dan Madinah. Untuk sekedar menjelaskan mengenai ushul fikih karena pertanyaan yang menyerbumu. Jadilah bagian dari pemimpin negeri ini, berjuanglah untuk Islam, tegakkan nama Allah. "
Akan merindukan tangismu, karena itu adalah titik lemah kau menikam kakakmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar