Minggu, 08 Maret 2015

Ada Dia dan Pergilah Dia

Awan panas bercampur semerbak bunga mawar
Bergelora dan mempesona
Tangisan bayi tanpa dosa itu damai, juga mengiris
Ada dan tiada
Dua rupa
Entahlah!
Hanya di waktu yang sama
Ada dia dan pergilah dia

Bercampur dalam bejana
Dibubuhi banyak nada dan alunan cinta
Mengubur nestapa 
Mengangkat bahagia
Mana yang nyata?
Seolah rupa ini berlapi-lapis muka

Rasa apa yang kau pesan?
Bukan coklat yang manis
Bukan lemon yang asam
Bukan juga empedu yang pahit
Lalu, mulai berkicau tanpa rasa
Berlalulah!

Enyah saja jika aku menjadi lupa
Jauh kuinjak dia biar binasa
Balik bercermin untuk diri
Menyusuri langkah yang lurus
Kutuju tangga untuk dia yang pantas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar