Sabtu, 24 Januari 2015

Melalui –TAMAN EDUKASI- Kami Mengabdi



“Bila waktu bisa berbalik ke masa lalu:
Sebagai anak-anak,
apakah kami akan memungut daun yang jatuh di halaman rumah
sebagai wujud cinta terhadap lingkungan?”
(Tim PKM-M Taman Edukasi)

Melihat lingkungan yang semakin parah, mungkin timbullah rasa gelisah dari sekumpulan mahasiswa jurusan pendidikan biologi. Sebagai mahasiswa yang memang kesehariannya dituntut untuk dekat dengan alam, maka secara garis besar tak hanya sekedar tahu, akan tetapi cukup faham dengan arti “Cinta Lingkungan”. Kamilah tim yang dipertemukan karena sense yang sama, tergerak untuk memulai langkah kecil sebagai kontribusi kami tehadap lingkungan. Dengan lima anggota yang karakternya beragam, justru kami menyatu atas nama lingkungan, yang dikembangkan melalui dunia pendidikan.

Brand yang menjadi objek pengembangan tim kami adalah –TAMAN EDUKASI- bagi anak Sekolah Dasar, khususnya kelas IV-V. Lingkungan sekolah terkadang justru luput dari ketertarikan anak-anak, karena mungkin kondisinya yang sama sekali tidak menarik bagi mereka. Maka dari itu, kami berlima memiliki gagasan jika taman itu harus dikontruksi untuk lahan belajar sekaligus bermain. Edukasi yang terintegrasi ini bisa melalui pendekatan yang langsung mengajak mereka menanam, merawat, dan mengenal berbagai tanaman.

Tentunya, cinta akan lingkungan itu memiliki berbagai indikator, maka kita juga memiliki garis haluan kerja yang akan dikembangkan. Misalnya saja, kita juga akan memanfaatkan kaleng, botol, batok kelapa, dan berbagai bahan tidak terpakai lainnya untuk digunakan kembali sebagai media tanam dan ornamen yang mendukung pembuatan taman edukasi ini. Prinspip re-use yang kami gunakan agar sepatutnya anak punya kesadaran bahwa barang yang mereka anggap –sampah- itu masih bisa digunakan. Bahkan dengan tangan kecil mereka, nantinya bisa membuat dan turut andil menjaga lingkungan.

Anak-anak SD yang berada di SD Negeri Nanggulan, Maguwoharjo, Sleman lah yang natinya menjadi sasaran kami untuk pengembangan taman edukasi. Usia mereka yang berkisar 10-11 tahun ini, perlu diajarkan bahwasanya kegiatan menanam dan merawat tanaman itu hal yang menyenangkan. Bahkan mengenal tanaman dan fungsinya juga tak kalah penting untuk pemantik rasa cinta lingkungan dalam diri mereka.

Tim kami sangat bersemangat sejak pengumuman tanggal 15 Januari 2015 menyatakan bahwa Program Kretifitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) kami menjadi salah satu penerima Hibah Direktorat Jenderal pendidikan Tinggi (DIKTI) tahun 2014. Semuga amanah ini kami laksanakan dengan semaksimal mungkin sebagai wujud mengabdi kita terhadab bumi yang telah Tuhan berikan kepada kita, para manusia, khalifah fil ‘ard.

Yogyakarta, 24 Januari 2014

-Mozaikmila-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar