Biarkan dengan cangkangnya yang tebal.
Tak usah kau usik, hey kamu!
Tak usah kau sentuh!
Atau ia akan muntah dengan kemarahan?
Memilih di jalan itu sudah teramat lama dirindukan.
.B.E.R.T.A.H.A.N.
Akan bertahan dengan jalan-Nya.
Mimpi adalah terlelap di antara surga yang dinanti.
Biar ia patuh dengan jalan penuh ridha.
Biarkan ia menangis.
Dan sudahi dengan kepuasan menjaga cangkang itu.
Semakin kau mendekatkan jemarimu, kebengisan justru semakin
ditunjukkan.
Bukan hanya takut yang akan ia uapkan, tapi geram pun akan
meledak.
Cukup sekali saja kau usik cangkangnya.
Biarkan dan enyahlah untuk saling menjaga.
Jalan Allah itu akan terlihat tegas dengan usaha penjagaan.
Dari menjaga
janji kelingkungnya kepada ayah.
Hingga memilih
memantaskan diri karena-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar