Kamis, 01 Mei 2014

Sejauh Menjaga Hati?




Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga). (Q.S. An-Nur : 26)

.....hemm, dari ayat tadi pasti ada yang tertampar (termasuk yang menulis, hehe)
Bagi yang belum siap melengkapi setengah dien-nya, ndak perlu khawatir kawan. Masih ada banyak waktu yang perlu dibenahi, mulai dari hal yang paling sederhana sampai hal kompleks; dari yang sepele sampai yang paling bikin riweuh; serta perkara pribadi sampai nasib anggota keluarga nantinya.

Bagi yang belum siap menuju hal serius, jangan terlalu memanjakan VMJ (Virus Merah Jambu) yang sering singgah. Awalnya mah biasa aja, ngakunya! Tapi, hati hati yaaaa. Hati kita perlu benteng beton tahan peluru panah cinta dari lawan jenis.

TEGAS!
Ini tindakan preventif untuk menangkal segara kemungkinan berbahaya yang timbul. Tengok juga pemahaman kita mengenai hakikatnya cinta. Cinta apa? Cinta karena apa? Cinta untuk apa? Cinta seperti apa? dan berbagai pertanyaan harus dihadirkan sebagai bentuk refleksi. Tak perlu ketakutan menghujani hati dengan pertanyaan tadi. Usiklah seberapa jauh pemahaman kita, seberapa jauh menjaga kesucian hati kita.

Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah). (Q.S. Az-Zariyat : 49)

Ada yang gengsi sama teman kalo dikatakan -Warga Jomlo- yaaa?
Ngaca dulu coy, hehe. Kita sepantasnya harus gengsi sama Allah, bukan sama mereka.
Ingat bahwa ada Yang Maha Membolak-balikkan hati kita, ada Yang Mengawasi setiap polah hamba-Nya.

Allah juga bisa cemburu kalau kitanya terlalu memuja makhluk, hehe.
Eitsss, kita bertemu dengan sudara kita karena Allah, berpisahpun juga karena-Nya.

Semangat berproses untuk memantaskan diri, berbenah untuk menyempurnakan setengah agama kita.
Memohon kemudahan untuk segala urusan, dijadikan berkah dan manfaat hingga kehidupan yang sebenarnya.

Sejauh mana kita dekat sama Allah? Yaaaaa, sejauh kita menjaga hati karena-Nya, kakak.. ^^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar