Aku mengerti caramu menyayangi orang kakak..
Kita dipertemukan di rumah cinta, Himabio FMIPA UNY ini karena Allah.
Kakak, bahagiaku mengenal kalian sejak dua tahun lalu.
Boleh kan iseng memaparin ini?
Mungkin memang ndak penting banget kenapa aku ANEH gini, hehe
Meski ku lewati dua tahun bersama kalian, aku pun masih sering bertanya: Sejauh apakah aku mengenal kalian?
COVER? oke fix, mungkin bisa detail aku sebutkan ciri-ciri umumnya. Tapi........
Siapa yang tau hati-hati kalian?
Hanya Allah yang tau pasti, dan diri kalian.
Mila ndak bisa tau, karena apa?
Mila ndak bisa tau, karena apa?
Aku adalah seseorang yang aneh dengan tangan kecilku.
Bahkan kelingkingku pun tak selurus milik kalian (hehe, coba bisa dicek)
Tapi, bukan itu yang kumaksud, hehe ESENSI-nya apa? *geleng-geleng
Tawa kalian selalu kurindukan setiap aku memulangkan tubuhku ke peraduanku, ayah dan ibuku.
Tapi, bukan itu yang kumaksud, hehe ESENSI-nya apa? *geleng-geleng
Tawa kalian selalu kurindukan setiap aku memulangkan tubuhku ke peraduanku, ayah dan ibuku.
Hehe, setiap disini aku tak bisa henti seharipun tanpa mengingat mereka yang hebat :)
Untuk yang duduk di samping kiriku, terimakasih untuk semua hal yang aku pun tak mungkin bisa menyebutkannya. Mungkin bisa saja aku berbusa-busa hingga entah lah, intinya aku hanya bisa diam (seperti sekarang ini).
Aku bukan tipe orang yang bisa mengungkapkan dengan berteriak, "Aku sayang kalian". Itu bukan mila, karena aku lebih suka menyayangi kalian dengan caraku, dengan keanehanku yang kadang bisa saja membuat kalian MUAK kepadaku. Pasti aneh, pasti nyleneh.
Saat aku berani bilang, "Aku benci kalian."
Apakah kalian ndak ingin tau alasanku?
Untuk yang duduk di samping kiriku, terimakasih untuk semua hal yang aku pun tak mungkin bisa menyebutkannya. Mungkin bisa saja aku berbusa-busa hingga entah lah, intinya aku hanya bisa diam (seperti sekarang ini).
Aku bukan tipe orang yang bisa mengungkapkan dengan berteriak, "Aku sayang kalian". Itu bukan mila, karena aku lebih suka menyayangi kalian dengan caraku, dengan keanehanku yang kadang bisa saja membuat kalian MUAK kepadaku. Pasti aneh, pasti nyleneh.
Saat aku berani bilang, "Aku benci kalian."
Apakah kalian ndak ingin tau alasanku?
Saat aku bilang benci, itu justru titik puncakku menyayangi kalian. (pasti mikirnya aneh-aneh, haha)
Ini karena aku menyayangi kalian karena Allah, aku bukan membenci diri kalian, tapi aku membenci saat kita menjauh dari Sang Pencipta.
Saat kalian punya prinsip baru, dan itu menjauhkan kita kepada kodrat kita sebagai makhluk-Nya, mungkin saat itulah aku akan marah, benar-benar marah.
Tapi ingat, marahku ndak ada apa-apanya, masih ada Tuhan :)
Marah-Nya jauh lebih kita takutkan bukan?
Membenci di dalam hati adalah selemah-lemahnya iman, dan aku menyadari.
Aku membual apa yaaa?
Aku pun masih hamba yang penuh khilaf, dengan segala kekurangan.
Jika mila diam membiarkan prinsip baru kalian, mila sebenarnya menangis dalam hati. Menjerit-jerit jika kau melakukan itu. Sindiran, lewat! baiklah..
Ini karena aku menyayangi kalian karena Allah, aku bukan membenci diri kalian, tapi aku membenci saat kita menjauh dari Sang Pencipta.
Saat kalian punya prinsip baru, dan itu menjauhkan kita kepada kodrat kita sebagai makhluk-Nya, mungkin saat itulah aku akan marah, benar-benar marah.
Tapi ingat, marahku ndak ada apa-apanya, masih ada Tuhan :)
Marah-Nya jauh lebih kita takutkan bukan?
Membenci di dalam hati adalah selemah-lemahnya iman, dan aku menyadari.
Aku membual apa yaaa?
Aku pun masih hamba yang penuh khilaf, dengan segala kekurangan.
Jika mila diam membiarkan prinsip baru kalian, mila sebenarnya menangis dalam hati. Menjerit-jerit jika kau melakukan itu. Sindiran, lewat! baiklah..
Prinsipmu yang dulu, itu karena Allah. Jika memang itu cara barumu, monggo. Kita masih saudara, dan aku merindukan kita berlomba-lomba menuju Ridho-Nya..
Ingat, SURGA MASIH TERLALU LUAS UNTUK DIHUNI SENDIRI. Belum ada jaminan mila masuk surga, begitupun KAMU. Tapi, ayolah kita bersama-sama mengingatkan. Melengkapi ukhuwah kita menuju Surga-Nya.
Ingat, SURGA MASIH TERLALU LUAS UNTUK DIHUNI SENDIRI. Belum ada jaminan mila masuk surga, begitupun KAMU. Tapi, ayolah kita bersama-sama mengingatkan. Melengkapi ukhuwah kita menuju Surga-Nya.
Hidup hanya sekali, hidup ini titipan, siapa pun yang merasa, aku cuma bisa kasigh senyum.
Luruskan niat, jaga hati-hati kalian. JAGA HATI KALIAN :)
Allah bisa saja cemburu, jangan duakan Dia. Dia khaliq-Mu, Dia melihat segala tingkah polah kita.
Mungkin ini memalukan jika aku mengucapkannya, tapi aku ingin katakan ini karena Allah alasanku, "Mila merindukanmu karena Allah, jaga hatimu, teruslah memantaskan dirimu."
Ini aku ngakak nulisnya.. :D
Allah bisa saja cemburu, jangan duakan Dia. Dia khaliq-Mu, Dia melihat segala tingkah polah kita.
Mungkin ini memalukan jika aku mengucapkannya, tapi aku ingin katakan ini karena Allah alasanku, "Mila merindukanmu karena Allah, jaga hatimu, teruslah memantaskan dirimu."
Ini aku ngakak nulisnya.. :D